loading…
Berhasil rebut Luhansk, Presiden Rusia Vladimir Putin umumkan jeda operasional. Foto/Ilustrasi/Sindonews
MOSKOW – Presiden Vladimir Putin merayakan perebutan Lysychansk oleh Rusia dan sebagian besar perbatasan regional Luhansk di Ukraina timur dengan muncul untuk mengarahkan militernya untuk melakukan “jeda operasional.” Demikian laporan Institute for the Study of War (ISW).
Putin dan Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu menyebut keuntungan Rusia baru-baru ini di wilayah Luhansk sebagai kemenangan besar bagi pasukan Rusia di Ukraina.
“Presiden Rusia juga menyatakan bahwa unit Rusia yang berpartisipasi dalam pertempuran untuk Lysychansk harus beristirahat untuk meningkatkan kemampuan tempur mereka,” menurut laporan ISW yang dikutip ABC News, Selasa (5/7/2022).
Baca juga: Mehan Rusia: 2.000 Tentara Ukraina Tewas di Pertempuran Lisichansk
Para pakar ISW mengatakan pernyataan publik Putin kemungkinan dimaksudkan untuk pertanda kepeduliannya terhadap kesejahteraan pasukannya dalam menghadapi keluhan bersiklus di Rusia perihal perlakuan terhadap tentara Rusia.
Pasukan Rusia yang bertempur melalui wilayah Luhansk kemungkinan besar membutuhkan periode yang signifikan untuk beristirahat dan memperbaiki diri sebelum melanjutkan operasi ofensif skala besar, catat para pengamat.
“Tidak jelas, bagaimanapun, bahwa militer Rusia akan menerima risiko yang terkait dengan jeda operasional yang cukup lama untuk memungkinkan pasukan yang kemungkinan kelelahan ini mendapatkan kembali kekuatan mereka,” suara laporan ISW.
Putin dengan cepat berkomentar pada hari Senin bahwa gugusan militer lainnya, termasuk Grup Timur dan Grup Barat, harus melaksanakan tugas mereka sesuai dengan agenda yang telah disetujui sebelumnya.
Baca juga: Remehkan Putin, Ukraina Sebut Mustahil Rusia Bakal Gunakan Senjata Nuklir
“Saya berharap semuanya akan terjadi … dengan cara yang sama seperti yang terjadi di Luhansk,” tambah Presiden Rusia itu mirip dikutip media lokal.
produktienssyariah.com