Apa Tujuan Damage Control Memburu Ms. Marvel?

Sama seperti Moon Knight, serial Ms Marvel juga merupakan kisah solo yang tidak fokus pada karakter Marvel sebelumnya. Walaupun begitu, bukan berarti serial tentang Kamala Khan (Iman Vellani) tidak ada hubungannya dengan tayangan MCU lain. Karena pada kenyataannya ada banyak sekali referensi di dalamnya yang mengambil dari berbagai tayangan lain. Salah satunya adalah Departement of Damage Control yang sempat di berbagai film MCU, termasuk Spider-Man: No Way Home (2021).

Awalnya tidak sedikit penggemar yang mengira bahwa antagonis utama di serial Ms Marvel adalah Clan Destine yang dipimpin oleh Najma. Namun, pada kenyataannya, setelah semua Clan Destine mati di episode terbaru, sepertinya DODC adalah musuh terakhir yang harus Kamala hadapi. Di ending Ms Marvel episode 5 yang berjudul ‘Time and Again’, kita bisa melihat DODC kembali muncul untuk menyerang rumah Bruno dengan Stark Drone yang kini sudah pemerintah kuasai. Sekarang, yang jadi pertanyaan adalah mengapa DODC sangat berambisi ‘melenyapkan’ superhero remaja seperti Kamala?

Kemunculan DODC yang Mencurigakan

DODC, atau singkatnya Damage Control, awalnya adalah lembaga pemerintah Amerika yang bertugas membersihkan sis-sisa pertempuran superhero. Namun, semuanya mulai berubah saat mereka kembali di film No Way Home tahun lalu. Di mana Damage Control yang diwakili oleh agen P. Cleary (Arian Moayed) bertugas untuk menginterogasi Peter Parker alias Spider-Man atas kematian Mysterio di Far From Home. Untungnya masalah tersebut cepat selesai dengan keterlibatan Matt Murdock alias Daredevil yang bertindak sebagai pengacara Peter.

Sekarang di serial Ms Marvel, mereka bahkan muncul dengan lebih berbahaya dari sebelumnya. Di credit scene episode 1, agen Cleary dan agen baru Sadie Deever (Alysia Reiner) terlihat mulai mengincar Kamala yang baru mendapatkan kekuatan supernya. Awalnya banyak penggemar yang mengira bahwa Damage Control hanya ingin menangkap dan menginterogasi Kamala, seperti yang telah mereka lakukan kepada Peter Parker. Namun, semuanya mulai bertambah parah, saat episode 5 yang tayang kemarin memperlihatkan mereka tidak segan-segan meledakan rumah Bruno dengan roket.

Peristiwa ini terjadi menjelang akhir episode 5, di mana Kamran sengaja datang ke rumah Bruno karena tidak mempunyai tempat pulang. Sebelumnya Damage Control memang telah menangkap Kamran, Najma, dan Clan Destine lain, sebelum akhirnya mereka kabur. Dan sekarang, tampaknya mereka mulai menggila dengan mengerahkan Stark Drone untuk memburu Kamran (sudah pasti Kamala juga), tanpa memedulikan nyawa warga sipil seperti Bruno. Berdasarkan tindakan mereka yang sangat arogan ini, tidak sedikit penggemar yang menganggap Damage Control mirip seperti CRADLE di Marvel Comics.

Gabungan DODC dan CRADLE

Damage Control sebenarnya sudah pernah debut juga di komik Marvel Age Annual #4 (1988). Tugas mereka sama seperti Damage Control di MCU, di mana mereka adalah orang-orang yang mempunyai keahlian untuk membersihkan dampak pertempuran. Sedangkan lembaga pemerintah yang bertugas untuk memburu para superhero muda di Marvel Comics adalah CRADLE (Child Hero Reconnaissance and Disruption Law Enforcement). Debut di komik Outlawed #1 (2020), salah satu tugas utama CRADLE adalah memburu Kamala alias Ms Marvel.

Semuanya bermula saat Kamala bersama tim superhero muda, Champions alias Baby Avengers, bertarung dengan Asgardian Dragon di kisah War of the Realms. Dalam prosesnya Kamala tidak sengaja menghancurkan SMA Coles Academic dan berakhir koma. Pada titik inilah CRADLE mencanangkan ‘Kamala’s Law’, hukum yang melarang remaja berusia di bawah 21 tahun untuk menjadi superhero. Beberapa superhero remaja yang menjadi target mereka di antaranya adalah Moon Girl, Nova Sam Alexander, Spider-Man Miles Morales, dan tentu saja Ms Marvel.

Ada kemungkinan Damage Control versi MCU adalah gabungan dari Damage Control dan CRADLE di Marvel Comics. Hal seperti ini sudah cukup sering Marvel lakukan di MCU, di mana mereka menggabungkan berbagai referensi menjadi satu karakter atau lembaga. Jika benar seperti itu, tampaknya tujuan baru Damage Control di MCU adalah melarang sekaligus memburu para superhero muda. Itulah mengapa mereka sangat berambisi untuk memburu Kamala dan Kamran dengan mengerahkan berbagai jenis persenjataan yang dapat membahayakan mereka. Bagaimana menurut kalian, Geeks?

Sejauh ini masih belum terungkap bagaimana nasib Kamran dan Bruno setelah Damge Control menembakan roket ke rumahnya. Mengingat Clan Destine sudah bukan lagi ancaman bagi Kamala, sekarang tinggal bagaimana dia menyelesaikan masalahnya dengan Damage Control. Kisah ini akan dapat kita saksikan di serial Ms. Marvel episode terakhir yang akan tayang pada 13 Juli 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *